PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang bakal memperbanyak kawasan kuliner di wilayahnya.
Salah satunya, berencana menyulap lapangan tenis di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) menjadi sentra penjualan makanan atau minuman siap santap (street food).
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengatakan rencana itu merupakan upaya menyediakan wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner untuk berjualan di titik keramaian. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM tersebut.
"Kita buat agar para UMKM kita bisa menghidupi keluarganya seperti itu. Seperti yang di Alun-alun Taman Merdeka, kemungkinan lapangan tenis itu dalam waktu dekat nanti bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel akan jadi seperti street food-nya," kata Molen, sapaan akrabnya, Rabu (14/12/2022).
Dia menambahkan, lapangan tenis di ATM nantinya akan dipindahkan ke Taman Dealova.
Proses pembangunan lapangan tenis di Taman Dealova sendiri sudah hampir rampung.
Oleh karena itu, Molen meminta para pelaku UMKM segera bersiap-siap mendaftarkan diri untuk berjualan di kawasan yang kini masih menjadi lapangan tenis tersebut.
Ia memastikan pendaftaran dan seleksi berlangsung transparan.
"Untuk pendaftaran melalui disperindag (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Pangkalpinang--red) langsung yang akan handle itu, yakinlah tidak ada main-main segala macam," ujar Molen.
Dia juga meminta agar pelaku usaha memiliki daya cipta, terus berinovasi, dan memasarkan produknya secara daring.
"Kalau mau bersaing gunakan handphone mereka sebaik mungkin karena sekarang ekonomi digitalisasi. Jadi kalau gaptek akan ketinggalan," tuturnya. (u1)
KILASCIMAHI - Berikut ini resep membuat jajanan street food ala Korea dijamin nagih dan laris.
Berbicara jajanan street food memang pasti ada banyak macamnya. Mulai dari jajanan manis, asin, pedas, hingga makanan yang berkuah.
Seperti jajanan yang satu ini, dijamin kalau kamu coba buat pasti laris dan cocok dijadikan ide bisnis. Mau tahu resepnya?
di antaranya:
Bahan-Bahan:
- Roti tawar secukupnya sesuai porsi yang dibutuhkan
- Kentang 200 gr yang sudah direbus
- Telur 1 butir yang sudah direbus
- Daun bawang 1 batang yang sudah di iris tipis
- Sosis 1 batang yang sudah dipotong kecil-kecil
- Bawang putih 3 siung yang sudah diparut/dicincang
- Gula pasir
- Penyedap
- Saos tiram
- Merica bubuk
- Minyak goreng
Cara membuat adonan:
- Lumatkan potongan kentang yang sudah direbus
- Tambahkan 1 butir telur lalu dilumatkan
- Tambahkan irisan daun bawang, sosis, dan bawang putih lalu di aduk hingga tercampur rata.
- Tambahkan garam, gula pasir, penyedap, merica bubuk, dan saos tiram secukupnya lalu diaduk kembali hingga adonan tercampur rata.
Cara memasak dan pengisian adonan:
- Siapkan roti tawar ukuran segi empat yang sudah dipotong menjadi 4 bagian
- Ambil 1 potongan roti tawar lalu diberi isi adonan secukupnya kemudian tutup dengan potongan roti tawar berikutnya.
- Celupkan roti tawar yang sudah beri isi adonan ke dalam tepung yang sudah dicairkan hingga merata.
- Kemudian baluri roti tawar dengan tepung panir hingga merata.
- Masukan potongan roti tawar yang sudah usai dibalur dengan tepung panir ke dalam wajan yang berisi minyak goreng yang sudah dipanaskan.
- Lakukan penggorengan dengan api sedang agar roti tidak mudah gosong.
- Setelah semuanya usai digoreng siapkan hidangan di atas meja makan.
- Sajikan jajanan ke dalam mika ataupun box makanan untuk dijual dengan harga 1000 per bijinya dan bisa ditambahkan 1 sachet saos sambal sebagai pelengkapnya.
Kuliner Bandung selalu punya cerita, apalagi kalau cicipi aneka jajanan kaki limanya. Uniknya, mayoritas street food Bandung ini udah punya basis penggemar sendiri. Nggak heran kalau antreannya selalu mengular, terutama saat weekend tiba. Meski begitu, 10 street food di Bandung ini tetap wajib kamu coba. Yuk, simak daftarnya sama-sama.
1. Surabi Abah
Sarapan orang Sunda mah sebenarnya sederhana, cukup dengan surabi hangat dan teh atau kopi panas. Tapi lebih nikmat makan surabi yang benar-benar masih autentik, seperti di Warung Surabi Abah.
Proses masaknya pun masih mengandalkan tungku kayu bakar, lengkap dengan wajan tanah liat untuk memasak surabi. Bagian bawahsurabikering dan agak berkerak, plus aroma asapnya jadi ciri khas Surabi Abah. Pilihan rasa cukup variatif, seperti oncom, abon, telur oncom, keju, dan coklat. Duh, meuni raos pisan!
Lokasi: Jl. Citra Green No.15, Ciumbuleuit, Cidadap
2. Pisang Keju Papaday
Pisang Keju Papaday belakangan lagi viral di medsos. Orang yang melihat cara pembuatannya bakal shock dan bertanya-tanya: ini pisang keju atau keju isi pisang? Pisang utuh digoreng langsung tanpa tambahan tepung dan rasanya udah manis. Setelah digoreng, pisang dibelah dua, diberi mentega, susu kental manis, dan parutan keju maupun taburan meises yang super duper melimpah.
Lalu, dipotong dan ditempatkan dalam thinwall, daann… dikasih topping lagi! Porsinya gede dan karena manis banget, lebih pas dimakan bareng-bareng biar nggak eneg.
Siapa penggemar swike? Kalau kamu salah satunya, mesti coba Swike Karang Anyar nih. Makan langsung di tempatnya memungkinkan kamu melihat cara memasak semua menu Swike.
Kodok yang digunakan terbilang cukup besar dan diolah dengan baik, tanpa rasa amis. Must try, Swike Goreng Tepung yang garing dan Swike Saus Mentega yang sedap banget. Bumbunya cukup medok, berasa sampai ke dalam. Makin sip disantap bareng nasi!
Lokasi: Jl. Cibadak No.151, Karanganyar, Astanaanyar
4. Roti Bakar 234 Gang Kote
Sudah berjualan dari 1970 dan tempatnya emang nyempil, literally di ujung Gang Kote. Hal paling unik dariroti bakarlegendaris ini adalah cara memasak roti yang benar-benar dibakar dengan bara api dari arang.
Alhasil, aroma smokey begitu kuat dan bagian luar roti garing. Variasi isian roti nggak sebanyak roti bakar lainnya. Mereka menawarkan citarasa klasik roti bakar Bandung, antara lain isi kornet, coklat, kacang, susu, dan keju. Namun, dijamin isiannya melimpah dan worth every calories dalam tiap gigitannya.
Lokasi: Jl. Jend. Sudirman Gang Kote, Karanganyar, Astanaanyar
5. Kaloci
Kaloci sesungguhnya adalah jajanan khas Pontianak. Mirip seperti mochi Sukabumi, tetapi kaloci justru tidak punya isian. Tepung ketan putih yang dikukus, diberi 3 varian rasa, yaitu vanila, stroberi, dan pandan. Lalu, adonan itu diuleni.
Dibuat dadakan, sang penjual akan mengambil mochi pilihanmu untuk kemudian dibaluri dengan kacang tanah sangrai yang udah dihaluskan bersama gula pasir. Baru setelah kacang merata, dipotong-potong menjadi ukuran kecil sekali makan. Rasanya kenyal dengan perpaduan rasa gurih kacang dan manisnya gula. Bikin nagih!
Lomie Ciliwung jadi best street food Bandung yang paling pas disantap saat cuaca dingin. Ini tipe comfort food yang bakal bikin siapa pun kenyang dalam sekali duduk. Gurihnya kaldu lomie terasa segar dan pas di lidah. Porsinya juga cukup besar sehingga kamu bisa pesan setengah porsi atau sekalian aja makan sharing dengan teman.
Seperti ciri khaslomie, kuahnya kental, dipadu dengan isian bakso, pangsit rebus, sawi, dan taburan ayam. Kasih perasan jeruk nipis dan sambal biar makin nendang. Salah satuhidden gemstreet food Bandung nih!
Berjualan sejak tahun 1984, Ronde Jahe Alkateri masih jadi street food Bandung yang terus dicari penggemarnya. Menu yang disuguhkan pun cuma ronde aja, tetapi jangan ragu dengan keaslian rasa ronde maupun hangatnya kuah jahe Ronde Jahe Alkateri.
Ronde isi misalnya, dibuat kenyal dan berisi full kacang. Kulitnya lembut, malah langsung lumer sejak gigitan pertama. Ronde kecilnya pun punya tekstur serupa yang bikin nyandu.
Apalagi saat dimakan bareng kuah jahe, terasa pedas jahe yang nendang dan bikin hangat tubuh. Manis kuah jahe juga pas, bikin pengen nyeruput terus. Mangga cobian, yuk!
Lokasi: Jl. Cibadak No.99, Karanganyar, Astanaanyar
8. Soto Bandung Pak Simon
Ke Bandung belum lengkap tanpa mencicipi Soto Bandung Pak Simon. Meski antreannya cukup mengetes kesabaran, tapi sepadan dengan semangkuk Soto Bandung hangat. Kuahnya cenderung bening dan segar berkat irisan lobak yang cukup banyak. Bagian terbaiknya, potongan daging yang disajikan dalam seporsi Soto Bandung Pak Simon sangat royal dan ukurannya gede-gede.
Harga seporsi Soto Bandung Pak Simon memang cukup mahal untuk ukuran street food, tetapi dengan porsi besar cukup untuk berdua sebetulnya pas aja. Apalagi daging dan isian lainnya juga melimpah. Tertarik mencicipinya? .
Cemilan malam ini wajib dibeli kalau pas lagi main ke Bandung. Berbeda dengan putu biasa yang berbentuk tabung, Putu Pisang di sini berbentuk pipih karena dicetak di mangkuk kecil dan dikukus di atas kukusan bentuk kerucut.
Di dalamnya ada irisan pisang dan isian gula merah yang lumer. Adonan putunya pun wangi, ditambah kelapa parut yang ditabur di atasnya. Harga per buah emang lebih mahal daripada putu biasa. Namun, ukurannya cukup besar sehingga makan 2-3 buah aja udah cukup ngenyangin. Lebih nikmat dimakan selagi panas ya!
Lokasi: Jl. Cibadak No.117, Karanganyar, Astanaanyar
10. Nasi Kuning & Uduk Pandu Ny. Shelvy
Street food di Bandung yang harus masuk dalam daftar ini adalah Nasi Kuning & Uduk Pandu Ny. Shelvy. Nasi kuninglegendini udah ada sejak tahun 1988 lho. Sedikit beda dengan nasi kuning atau nasi uduk lain, pilihan lauk di sini super banyak dan lengkap.
Kamu bisa pilih lauk favoritmu, mulai dari ayam goreng, rendang, bala-bala alias bakwan goreng, sampai aneka tumis sayuran. Nasinya pun harum, sambalnya juga punya citarasa pedas yang sopan. Kalau nyari sarapan ngenyangin, paling bener ya makan Nasi Kuning & Uduk Pandu Ny. Shelvy deh!
Dari 10 street food di Bandung dalam daftar tadi, adakah jajanan favoritmu? Atau kamu punya rekomendasi street food Bandung versimu sendiri? Coba bisikin ke Nibble ya!
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Street food atau makanan jalanan kini bakal menjadi komponen wisata kuliner yang akan mendapatkan perhatian dari di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Pasalnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana akan menambah satu kawasan kuliner baru di sekitar Alun-alun Taman Merdeka atau ATM.
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, pihaknya sendiri telah mengalokasikan dan menyiapkan beberapa titik ekonomi baru di daerah itu.
Satu di antaranya dengan menyediakan tempat street food di pusat kota.
Caranya dengan menyulap lapangan tenis yang ada di ATM menjadi pusat street food.
“Iya, jadi kita akan ada beberapa titik-titik ekonomi baru dalam kuliner yang akan kita buat,” kata Maulan Aklil kepada Bangkapos.com, Rabu (14/12/2022).
Molen biasa Maulan Aklil dipanggil mengungkapkan, pengembangan street food di kawasan ATM sendiri sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Hal ini juga menjadi upaya pemerintah kota dalam menyediakan wadah kepada pelaku usaha, terutama bidang kuliner untuk berjualan di titik keramaian.
Tidak hanya itu pihaknya mencoba merangkul para pengusaha bermodal kecil pada bidang kuliner.
Hanya, perlu membidik strategi khusus untuk itu, yakni membuat road map atau tujuan, dan target yang akan dicapai.
Tujuan utamanya untuk memecah keramaian dan pemerataan perekonomian, yang semula terpusat, sehingga menginspirasi munculnya titik-titik perekonomian baru.
“Kita buat agar para UMKM kita bisa menghidupi keluarganya seperti itu. Seperti yang di Alun-alun Taman Merdeka, kemungkinan lapangan tenis itu dalam waktu dekat nanti bekerja sama dengan Bank SumselBabel akan jadi seperti street food-nya,” jelas Molen.
Di sisi lain menurut politisi PDI-P ini, untuk lapangan tenis yang semula berada di ATM sendiri nantinya akan dipindah ke Taman Dealova.
Di mana saat ini masih dalam proses pembangunan dan hampir selesai.
Menu nasi hainan umumnya berada di restoran atau food court pusat perbelanjaan. Namun, kini, hadir nasi Hainan dengan konsep street food yang dapat dinikmati semua kalangan.
Berlokasi di Jalan Taman Cibeunying Utara No.12, Kota Bandung, sebuah restoran bernama Hoo Kee, menawarkan sensasi makan nasi hainan street food khas hongkong yang enggak menguras kantong.
Dara Israchma Dewi (34), owner Hoo Kee mengatakan, selain nasi hainan ada juga menu lain seperti snack dan bakmie, namun andalannya tetap nasi hainan.
"Kita konsep ya street food, tidak mewah, kejangkau sama semua kalangan dan ini konsep awalnya memang untuk orang sarapan, jadi untuk yang sarapan pagi, bisa nongkrong sampai jam 10.00 WIB, karena kita bukanya juga dari jam 07.00 WIB sampai jam 13.00 WIB," ujar Dara, saat ditemui di Jalan Cibeuying Utara, Minggu (11/12/2022).
Dikatakan Dara, meski berasal dari luar negeri, nasi hainan ternyata cocok dengan lidah orang Indonesia, karena isiannya ada ayam, bebek dan nasi.
"Di Bandung sudah ada juga nasi Hainan tapi masih dengan konsep restoran gede atau di dalam mall, kalau yang konsep street food ini masih jarang. Terus kita juga lokasinya di daerah ramai, enggak macet dan gampang diakses sama orang-orang," katanya.
Adapun harganya dijual mulai dari Rp 10 ribu untuk snack hingga Rp 340 ribu. Terdapat banyak pilihan mulai dari nasi hainan, bakmie, rosted duck, rosted chicken dan steam chicken.
"Paling mahal Rp 340 ribu, itu satu ekor bebek panggang, bisa buat ramai-ramai," ucapnya.