Rechercher dans ce blog

Wednesday, May 1, 2019

Taiwan Serahkan Bantuan tuk Korban Bencana Sulteng


Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia (Taipei Economic and
Trade Office in Indonesia/TETO) John C Chen
secara simbolik menyerahkan bantuan sebesar US$ 355.722,31
kepada Plt Ketua Umum PMI Ginandjar Kartasasmita
Jakarta, Info Breaking News - Pemerintah Taiwan memberikan bantuan donasi untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Bantuan sebesar US$ 355.722,31 tersebut diberikan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) dan secara langsung diserahkan oleh Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia (Taipei Economic and Trade Office in Indonesia/TETO) John C Chen kepada Plt Ketua Umum PMI, Ginanjar Kartasasmita di kantor PMI, Jakarta, Selasa (30/4/2019).
Sejumlah anggota direksi PMI, pengusaha Taiwan di Indonesia, serta teman-teman wartawan dari berbagai media massa nasional juga turut menyaksikan serah terima bantuan tersebut.
"Bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah telah menyebabkan kehilangan yang mendalam, baik korban jiwa maupun materi. Oleh karena itu, pemerintah Taiwan segera menyumbangkan total bantuan sebesar US$ 1.000.000. Selain melalui PMI, bantuan juga diberikan melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang akan dipergunakan untuk membangun kembali daerah yang terkena bencana," ujar John C Chen.
Dikatakan, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan juga dengan cepat mengumpulkan bantuan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung proses pemulihan bencana. Sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan materi, masyarakat Taiwan telah berhasil melakukan penggalangan dana dengan total US$ 355.721,31, yang kemarin diberikan kepada PMI melalui TETO.
"Donasi ini akan dipergunakan oleh PMI untuk membangun dua sekolah di daerah bencana, sehingga anak-anak dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman," tuturnya.
Taiwan ICDF bekerja sama dengan World Vision Indonesia dan Mercy Corps Indonesia melakukan proyek sanitasi air minum dan proyek rehabilitasi di dua desa terpencil di daerah bencana dengan nilai sekitar US$ 800.000 dengan harapan dapat meringankan beban para korban dan memulihkan kehidupan mereka.
Sejauh ini, total sumbangan yang dari pemerintah Taiwan dan sektor swasta telah mencapai lebih dari US$ 2.150.000.
John juga mengungkapkan bahwa ketika Indonesia dilanda bencana, pengusaha dan warga Taiwan yang tinggal di Indonesia dengan segera menggalang dana dan berkunjung ke daerah bencana untuk memberikan bantuan langsung berupa selimut, pakaian, makanan, truk air, dan fasilitas sanitasi untuk membantu para korban mengatasi kesulitan.
Sampai saat ini, proses pembangunan tempat tinggal sementara (temporary shelter) masih berlangsung, begitu pula dengan bantuan yang diberikan kepada para korban untuk memulihkan mata pencaharian dan membangun kembali rumah mereka. Total jumlah bantuan untuk program ini sekitar Rp 3 miliar rupiah.
"Hubungan persahabatan antara Taiwan dan Indonesia sangat mendalam. Saat ini terdapat hampir 300.000 orang Indonesia yang bekerja, belajar, bahkan membangun keluarga di Taiwan. Bencana alam yang terjadi di Indonesia membuat masyarakat Taiwan juga merasakan kehilangan yang sama dengan para korban," ujar John.
Oleh karena itu, masyarakat Taiwan memenuhi tanggung jawab kemanusiaan internasional dengan memberikan bantuan kepada para korban. Kapan pun terjadi musibah di Indonesia, masyarakat Taiwan siap membantu dan bersedia terlibat dalam proses rekonstruksi bencana.
"Selain bantuan dalam bentuk sumbangan, tentu saja kami juga berdoa dengan tulus untuk Indonesia. Semoga masyarakat Indonesia hidup damai dan sejahtera serta berharap bantuan yang diberikan dapat membangun daerah yang terkena bencana dan membantu para korban agar dapat pulih kembali, seperti semula," ujarnya. ***Deviane

Tuesday, April 30, 2019

PMII dan Ansor Nilai Kinerja KPU Dan Bawaslu Cukup Baik

Lombok Tengah, sasambonews.com - Ketua PMII Cabang Loteng, Lalu Harun menilai kinerja KPU dan Bawaslu kabupaten Lombok Tengah sebagai penyelenggara pemilihan umum tahun 2019 sudah cukup baik.
 "Saya melihat KPU dan Bawaslu Lombok Tengah saat ini dalam persiapan sebagai penyelenggara pemilihan umum tahun 2019 ini cukup lama dan hasilnya sangat luar biasa karena KPU menjalankan tugas sebagai penyelenggara dengan semaksimal" katanya Rabu 1/5.


Dia mengakui, masyarakat sangat antusias  dalam menjaga ketertiban selama berjalannya pemilihan. Karena KPU dan Bawaslu jauh hari sebelum pesta demokrasi itu tiba, Bawaslu mengadakan sosialisasi di masyarakat untuk mengajak masyarakat dalam menjaga pemilihan berjalan aman nyaman dan damai sehingga KPU dan Bawaslu mempunyai slogan yaitu KPU bersama masyarakat dalam menjaga keberlansungan pemilihan umum nanti secara aman & damai.

 Hal yang sama diungkapkan Ketua GP Anshor Kab Loteng, Wahyu Satriadi.
"Sudah bagus, tapi tentu jika ada kekurangan maka akan menjadi evaluasi untuk perbaikan kedepan" jelasnya.

 GP Anshor mengapresiasi kinerja kedua lembaga tersebut dibawah tekanan deadline yang begitu sempit namun tetap semangat. "Intinya kita apresiasi setinggi-tingginya kinerja KPU-Bawaslu dengan segala kekurangan dan keterbatasannya" paparnya. Gs

Aroma Nyinyir Menjelang Ramadhan Terkait Berita Lebay Setnov di Resto Padang

Setya Novanto Yang terlihat Pucat dan Lemah saat dikunjungi Pempim Umum Media Online Breaking News Grup, Emil F Simatupang, di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Selasa 30 April 2019.
Jakarta, Info Breaking News - Terkadang banyak pihak kurang memahami mentahnya sebuah isi berita yang ditulis oleh kalangan jurnalis muda yang memiliki semangat berapi api tanpa mengkaji sisi kehidupan lainnya yang tak terpisahkan dari unsur manuasiwi. 
Hal ini terkait banyaknya komentar yang digali dari sejumlah pengamat atas permintaan para kuli tinta terkait seputar pemberitaan Setya Novanto, warga binaan Lapas Sukamiskin Bandung, yang sedang menunggu waktu sekitar 30 menit duduk direstoran Padang, dilantai dua, yang posisinya tersambung langsung dari areal para medis RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
"Padahal saya cuma numpang minum sekitar setengah jam, sambil menikmati bubur ayam yang sudah dibawakan oleh keluarga, sambil menunggu jadwal pemeriksaan Echo dari dokter spesialis jantung pihak RSPAD Gatot Subroto." kata mantan Ketua DPR RI ini kepada Info Breaking News, Selasa (30/4/2019) diruang perawatan lantai 5 RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
Sementara itu ditempat berbeda, Direktur Eksekutif Badan Pimpinan Pusat (BPP) Jaringan Reformasi Rakyat (Jarrak), John Kelly Nahadin menyesalkan sikap media yang dianggap terlalu berlebihan dalam pemberitaannya yang hanya melihat sesaat itu saja tanpa melihat sisi manusiawinya soal mantan Ketua DPR, Setya Novanto yang diketahui sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat akibat penyakit yang dideritanya secara komplikasi.
"Itu kan masih diareal RSPAD Gatsu dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari fasilitas dan sarana yang dimiliki oleh pihak Rumah Sakit, apalagi diareal itu juga pihak management RSPAD Gatsu Jakarta menyediakan beberapa menu pilihan dan tempat makan buat kolega para pasien. Beda jika Setnov berada di sebuah Mall. Ini masih rumah makan milik pihak rumah sakit, kok sudah pada nyinyirnya kebangetan, sampa sampe seorang wakil Ketua KPK juga berkomentar dan terus digoreng beritanya sampa wacana menempatkan para napi tipikor ke Lapas Nusakambangan. Ini kan sudah over akting dan kebabalsan. Coba saja hal ini menimpa dirinya atau koleganya, masih ada nggak mukanya didepan para jurnalis kita." kata John, pria tampan yang meraih DAN V Karate, yang belakangan namanya suka menjadi nara sumber bagi banyak media online.
"Pak Setnov sedang menjalani hukuman 15 tahun dan kini sedang menjalani perawatan rutin di rumah sakit, jangan terlalu syrik dan berpikiran negatip,tanpa melihat posisi RM Padang itu adalah bagian dari tempat menunggu jadwal giliran klarifikasi para media kepada pihakj keluarga pasien dan jaraknya cuma 20 meter. Seakan akan beritanya terkesan dicari cari, dan selalu menjadi target orang tertentu yang belum puas atas 15 tahun penjara bagi mantan Ketua DPR yang pastinya sudah cukup banyak berkiprah untuk kemajuan negeri ini." kata Dr. Saripuddin SH MH, mantan hakim Tipikor PN Jakarta Pusat, yang pernah ditangkap KPK namun mampu memenangi pertarungan melawan KPK  ditingkat PK Mahkamah Agung, kepada Info Breaking News, Rabu (1/5/2019) melalui telepon seluler.
"Sebentar lagi kita umat Islam diseluruh dunia akan memasuki sebulan penuh berpuasa, marilah masing masisng kita tanpa terkecuali juga bagi teman teman baikku dikalangan media, kita doakan negeri ini semakin damai, masih banyak persoalan penting yang perlu kita prioritaskan, tidak perlu hanya terjebak nyinyir kepada sahabat kita yang sedang terpuruk apalagi sedang sakit itu. Biarlah bulan yang penuh kesejukan beraroma religi ini kita nikmati dengan rasa syukur hanya kepada Allah SWT yang maha tahu sedalamnya isi hati kita." pungkas Syaripuddin dengan gaya khasnya yang selalu memberikan edukasi. *** Emil Simatupang.

Warga Katibung, Temukan Mayat Perempuan Dalam Mobil Truck

Mayat yang ditemukan dalam mobil truck

KATIBUNG, KALIANDANEWS - Sejumlah warga di SPBU Simpang Kates, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan dihebohkan dengan penemuan mayat seorang wanita dalam mobil truck warna hijau yang terparkir di SPBU itu sejak siang hari.
Aparat kepolisian saat mengevakuasi korban

Belum jelas siapa pemilik mobil tobil truck berplat BE 9169 BV itu, namun dari informasi yang Kaliandanews.com himpun, wanita tersebut merupakan Frisila Wulandari (19) warga Jalan Keteguhan, Lempasing, Bandar Lampung yang diduga merupakan korban kecelakaan.

"Mobil dumtruck ini nabrak, terus korban dibawa dengan alasan korban mau dibawa ke RS, ternyata tidak. Udah 1 hari 1 malam, kondisi mobil dikunci ditarok dipom bensin," kata salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Sementara, Kapolsek Katibung Iptu Wido Arifiya Zaen saat dikonformasi menerangkan korban telah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. "Korban dibawa ke RSUD Abdul Moeloek," kata Wido. (Kur)

Wagub Curhat Soal Regulasi di Dalam Evaluasi Kinerja TPID

AMBON - BERITA MALUKU. Salah satu faktor yang mempengaruhi Maluku masih bertengger di posisi keempat, dibawah Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai daerah termiskin di Indonesia adalah faktor regulasi yang dibuat oleh pemerintah pusat.

Hal inilah disampaikan, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno dalam sambutannya, pada evaluasi kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku. yang berlangsung di lantai tujuh, kantor Gubernur Maluku, Selasa (30/4).

Menurutnya, pemerintah pusat harus merubah regulasi dan memberi kewenangan penuh kepada daerah untuk mengelola sumberdaya alam sendiri serta memudahkan proses perizinan dan investasi di daerah.

Regulasi yang dimaksudkan, diantaranya pembagian hasil produksi perikanan yang tidak seimbang dengan produksi perikanan yang diambil dari laut Maluku.

"Bayangkan saja dari 100, 36-40 persen produksi perikanan berasal dari Maluku, untuk itu perlu ada regulasi maupun kebijakan sehingga ada anggaran lebih untuk Maluku," ujarnya.

Begitu juga dengan regulasi eskport, baik itu perikanan maupun rempah-rempah.

Selama ini kata Orno, eksport dari Maluku belum secara langsung atau masih melalui daerah pengeksport seperti bali dan Jakarta, padahal dengan potensi yang ada, sudah harusnya Maluku bisa melakukan eksport langsung ke luar negeri.

Di bidang Transportasi udara, dirinya mengeluhkan soal mahalnya harga tiket pesawat.

"Garuda kan pinya Badan Usaha Milik Negara, tapi kenapa harganya mahal, ini semua ada kebijakan di pempus," ujarnya.

Di bidang pertanian, kata Mantan Bupati Maluku Barat Daya ini, untuk program persawahan harus hanya difokuskan untuk daerah-daerah transmigrasi, sedangkan masyarakat Maluku asli tidak boleh menggeser kearifan lokal seperti sagu, jagung, ubi-ubian dan lain sebagainya.

Dirinya mengungkapkan, kemiskinan Maluku bukan dari potensi sumber daya alam, maupun sumber daya manusia, tetapi negeri seribu pulau ini miskin dan tertinggal dikarenakan soal akses.

"Kita mendorong rakyat untuk produktifitas harus tinggi, tetapi pasarnya dimana, jadi ini soal regulasi, bawang misalnya, andai saja produktivitas kita banyak, maka kita tidak lagi izinkan untuk bawang masuk, kita punya potensi semua ini tetapi dari aturan kita tidak berdaya. Ini mesti dibicarakan dengan pempus, kalau tidak setiap tahun dari pusat akan datang untuk cek harga barang," ucapnya.

Untuk itu, dirinya berharap pemerintah pusat dapat melihat hal ini, dengan memberikan kewenangan besar ke pemerintah provinsi, terutama soal perizinan.

Diakhir sambutannya, dirinya berpesan kepada TPID Maluku, agar terus memantau ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok melalui rapat koordinasi maupun mengecek secara langsung di lapangan, serta dapat menekan harga.

"Kebanyak harga barang mahal karena masalah buruh TKBM. Tadi saya berharap, tim TPID bisa melakukan hal ini, Bupati/Walikota juga harus menekankan soal ini, karena mahalnya kesitu, akhirnya masyarakat yang dirugikan," pungkasnya.

Puluhan Pelaku Ekonomi Kreatif Di Ngawi Dibimbing Pemasaran Marketplace

Pelatihan Website dan Marketplace di Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Melihat perkembangan generasi muda yang kini mulai eksis menekuni bisnis berbasis ide dan kreasi, maka digelar pelatihan pembuatan website dan market place bertempat di aula RM Notosuman. Wiwien Purwaningsih, Kabid Pengembangan Sumberdaya Wisata dan Ekonomi Kreatif, pada Disparpora Ngawi mengatakan, hal ini guna menunjang dalam pemasaran di era digitisasi saat ini.

"Khususnya generasi muda pelaku ekonomi kreatif, perlu diberi bimbingan dalam pemasaran yang berbasis online business," terang dia.

Tambahnya, fitur pemasaran online, dari satu sisi sangat menguntungkan bagi produk ide dan kreatifitas dibandingkan dengan penjualan secara konvensional.

"Dengan demikian pemasaran produk ekonomi kreatif ini lebih luas jangkauannya, dengan menghemat biaya serta tidak begitu banyak menyita waktu," urainya lagi.

Ditempat yang sama, Umi Tursini, yang dipercaya menjadi narasumber dalam pelatihan yang diikuti oleh 50 peserta ini, dengan antusias memaparkan kiat berupa strategi jitu dalam memasarkan produk.

"Pemasaran online kini sudah semakin diminati, baik para seller maupun para buyer. Dan tak sedikit toko konvensional maupun belanja konvensional sudah ditinggalkan oleh sebagian besar konsumen," papar dosen bahasa Inggris ini.

Selain waktu yang fleksibel, penjualan dengan cara online, minimal bisa diurus sendir sehingga secara finansial akan mudah menentukan keuntungan dengan harga yang relatif terjangkau oleh konsumers.

"Meski demikian ada trik-trik khusu agar bisa menjadi seller yang sukses, dan ini yang kita ajarkan kepada para peserta pelatihan," katanya kepada pewarta.

Seperti diketahui, Umi Tursini adalah Top Seller di market place Lazada, dengan produknya dengan merek Salvo yang berupa sepatu, sandal, dompet, hingga tas.

Dengan omset yang mecapai miliaran Rupiah, Dosen Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) ini, juga bermitra dengan ratusan pengrajin yang tersebar diperbagai kota di Jawa Timur.

Selain top saller di market place mulai dari Lazada,produknya juga terdapat di Bibli, Shopee, Tokopedia, Zilinggo, yang selain model yang menarik harga yang ditawarkannyapun sangat terjangkau yakni rata-rata Rp 100 ribu.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Jelang Ramadhan, Disperindag Maluku Gelar Pasar Murah

AMBON - BERITA MALUKU. Menjelang bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, menggelar pasar murah.

Pasar murah yang berlangsung di kantor Disperindag Maluku, mulai dari tanggal 30 April - 4 Mei, selain itu juga dilaksanakan secara mobile di dua kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah, yaitu Kecamatan Salahutu dan Kecamatan Leihitu mulai dari tanggal 2 - 3 Mei.

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno dalam sambutannya mengatakan, pasar murah yang dilaksanakan merupakan implementasi dari program pemprov Maluku dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau, terutama bagi umat Muslim yang akan menjalani bulan suci Ramadhan.

Selain itu, untuk memberi kesempatan bagi para pengusaha dan distributor berpatisipasi dalam membantu pemprov dengan menjual kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau.

"Dengan pasar murah diharapkan komunikasi dan interaksi sosial yang harmonis dalam menjalin rasa kebersamaan dan sepenangungan," ujarnya.

Ramadhan adalah bulan yang penuh kesabaran dan bulan tolong menolong sehingga dengan demikian, dirinya yakin dengan Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, selain akan meningkatkan iman dan taqwa umat Islam kepada Allah, juga meningkatkan toleransi dan kepedulian kaum muslim untuk merasakan penderitaan yang dialami fakir miskin dan tentunya akan menumbuhkan dorongan, tekat dan semangat untuk dapat menyantuni fakir miskin, sebagai wujud kepedulian sosial.

Menurutnya, puasa juga mengajarkan untuk menghargai perbedaan yang merupakan anugerah yang terjadi di dalam hidup ini, sehingga akan lebih memperkokoh dan mempererat hubungan kekerabatan yang dijiwai dan dintutt oleh nilai Islami baik ukuwah Islamiyah maupaun ukuwah insaniyah.

"Perbedan-perbedaan tersebut merupakan kekuatan besar dalam menggerakan pembangunan di Maluku, menuju kebersamaan yang berawal dari keanekaragaman," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindah Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano mengatakan, pasar murah yang dilaksanakan sejalan dengan visi Gubernur - Wakil Gubernur Maluku 2019-2024, yaitu Maluku yang terkelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugus kepulauan dengan penekanan pada melayani dan terjamin dalam kesejahteraan.

Dirinya menjelaskan, komoditi yang dijual dalam pasar murah terdiri dari telur ayam, gula pasir, tepung terigu, susu kental manis, mie instan, mentega, beras dan beberapa kebutuhan pokok lainnya, yang berasal dari sembilan distributor, yakkni CV gema rejeki, PT Tri Samudera, Hypemart MCM, PT Mas Prima, CV Makmur Abadi, CV PPI Firma bandil, Hypermar ACC, CV Bahagia, PT Bintang Sakti dan Foodmart Amplas serta Bulog Drive Maluku & Maluku Utara.

"Harga kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah ada yang harga dibawah distributor," tandasnya.

Dirinya berharap, pasar murah yang dilaksanakan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama kaum muslimin untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1440 Hijriah.

Search

Featured Post

5 Negara yang Terkenal akan Street Food Nikmat Mereka - IDN Times

Berwisata ke luar negeri tak lengkap rasanya jika tidak mencoba berbagai hal yang khas dari negara tersebut. Mulai dari tempat wisata , b...

Postingan Populer