BERITA KBB -Jadwal Acara O Channel Hari Ini, 13 Juli 2022 Live Streaming VolleyBall Nations League 2022 dan ada FTV spesial tayangan menarik sajian program acara televisi Indonesia.
Berikut ini informasi jadwal tv O Channel khususnya hari ini 13 Juli 2022, yang tentunya sedang ramai diperbincangkan dan naik daun karena menyiarkan siaran langsung VolleyBall Nation’s League atau VNL Putri dan Putra.
Simak, Catat dan Jangan lupa untuk menyaksikan program acara O Channel dengan tontonan yang menarik seperti halnya olahraga.
Berikut jadwal acara O Channel hari ini 13 Juli 2022
01.30 Volleyball Nations League 2022
04.30 Volleyball Nations League 2021
06.30 Sports Update
07.00 Today’s Update
07.30 Indonesia Food Adventure
08.30 PROAKTIF
09.00 Exploring West Java
09.30 Our Makan Places : Lost And Found
10.00 PROAKTIF
10.30 PROAKTIF
11.00 Jakarta Food Delights
11.30 Wonderful East Java
14.00 Volleyball Nations League 2022
15.30 AFF U-19 C’ship
17.30 Jalan – Jalan
18.00 Todays Update
18.30 Kompilasi Filler VNL 2022
18.40 Volleyball Nations League 2022
22.00 Kompilasi Filler VNL 2022
22.10 Volleyball Nations League 2022
Disclaimer: jadwal acara O Channel pada hari ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan stasiun televisi.***
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Jajanan pinggir jalan atau yang biasa dikenal dengan street food saat ini memang terus digandrungi para pemburu kuliner.
Kita tentu kerap dibuat penasaran dengan street food yang menjadi viral di kalangan para warganet.
Berkaca dari sejumlah street food yang mencuat di tanah air, Hotel Santika Depok melalui Anjani Restaurantnya yang berlokasi di lantai 3, Hotel Santika Depok.
Mencoba memberikan pengalaman jajan yang berbeda sembari menikmati ragam sajian street food yang sempat ngehits beberapa waktu lalu.
Simak video terkait berikut ini:
Marketing Communication Hotel Santika Depok Riri S Setiowati mengatakan, kini para pecinta kuliner tak perlu bingung lagi untuk bisa menikmati aneka macam street food.
“Karena Hotel Santika Depok mencoba menampilkan kembali jajalan yang pernah viral,” kata Riri S Setiowati kepada TribunnewsDepok.com di Hotel Santika Depok, Jalan Margonda Raya, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (8/7/2022).
Street food yang dimaksud yakni Sate Taichan, Takoyaki, Kue Pancong, Tteokbokki. Es Kepal Coklat, Es Semangka India, Es Dalgona Coffee, Es Matcha Latte, dan Es Cappucino Cincau.
Setelah membahas 9 street food di Jakarta pada artikel sebelumnya dari total 17 tempat kulineran, kini saatnya kita beranjak ke rekomendasi selanjutnya yang tak kalah enak.
Daftar Isi
#10 Mie Tarempa’k
Di Jalan Mangga Besar No. 68, Sawah Besar, Jakarta Pusat, ada kuliner lain daripada yang lain bernama Mie Tarempa’k. Buat kalian yang bertanya-tanya, mi tarempa adalah makanan khas Kepulauan Riau dan jadi makanan yang populer di Tanjung Pinang dan Batam. Mi tarempa berwarna kuning berbentuk pipih, mirip mi telur dengan cita rasa mi yang asam dan manis.
Selain mi tarempa, warung ini juga menjual makanan khas Melayu (tepatnya Kepri) lainnya yang dominan punya rasa pedas. Aneka teh khas Melayu yang sulit ditemukan di tempat lain juga ada di sini. Warung Mie Tarempa’k buka mulai pukul 8 pagi hingga 8 malam. Harga makanan di sini terjangkau, kok. Menu mi tarempa dibanderol mulai Rp23 ribuan. Tertarik untuk mencobanya?
#11 Seafood 38
Selanjutnya ada warung makan seafood yang ramai banget. Lokasinya di Jalan Lapangan Bola No. 34A, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mirip dengan Seafood 68 Santa, Seafood 38 ini menyediakan seafood kualitas bagus dengan harga terjangkau. Tendanya cukup luas, lumayan nyaman lah untuk makan di tempat.
Lantaran Seafood 38 mengusung konsep warung tenda, menunya nggak begitu banyak. Favorit saya adalah kerang ijo saus padangnya. Beuh, dijamin enak. Kalian bisa minta kerangnya digoreng dulu sebelum dicampur bumbu. Selain menu seafood, kalian juga bisa memesan tumis kangkung dan tumis taoge yang rasanya juara. Harga makanan di sini terjangkau, Gaes. Untuk sayur tumis-tumisannya dibanderol seharga Rp12 ribu per porsi, sementara untuk seafood harga berkisar Rp25 ribu sampai Rp90 ribu
#12 Permata Mubarok 1
Rekomendasi street food di Jakarta selanjutnya merupakan warung tenda pecel lele yang punya menu spesial sambal dengan berbagai tingkat kepedasan. Kalau nggak mau makan pecel lele, tenang saja, Permata Mubarok 1 juga menyediakan menu lain seperti ayam, bebek, ati ampela, dll.
Tempatnya luas, parkirannya pun juga luas jadi kalian yang mau makan ke sini bisa lebih leluasa. Harga makanannya standar mulai dari Rp15.000-an untuk lauk ayam. Bisa pilih juga mau pakai nasi uduk atau nasi putih biasa. Soal rasa sih nggak usah ditanya lagi, dijamin enak. Kalau penasaran, kalian bisa datang langsung ke Permata Mubarok 1 di Jalan Buana Biru Besar, Kembangan Utara, Jakarta Barat.
#13 Nasi Ayam Bu Lani
Dari Tanjung Duren, Jakarta Barat, perlu usaha sedikit menemukan street food selanjutnya yang ada di Jakarta Utara. Tenang, kalian nggak bakal nyesel jauh-jauh ke Kelapa Gading. Di sana ada Nasi Ayam khas Semarang bu Lani yang rasanya enak puol. Warung yang terletak di Jalan Kelapa Hibrida Raya blok RA3 inibuka mulai pukul 6 sampai 10 malam. Cocok buat makan malam, nih.
Nasi Ayam Bu Lani lokasinya tepat di pinggir jalan di depan Sindora Furniture. Meski berupa warung tenda, tempatnya bersih dan pelayanannya pun cepat, lho. Menu yang paling banyak dipesan di sini ya nasi ayamnya seharga Rp25.000. Seporsi nasi ayam berisi ayam suwir, sayur labu, krecek, telur, dan tahu bumbu semur/kecap yang semuanya disiram dengan kuah santan yang kental.
#14 Chi Chong Fan Pluit Sakti
Salah satu makanan yang wajib kalian cicipi setidaknya sekali seumur hidup adalah chi chong fan. Bahan utama makanan asal Guangdong, Tiongkok, ini adalah tepung beras. Chi chong fan mirip mi lebar yang biasa dijumpai di restoran dimsum dan kopitiam di Medan. Di Jakarta agak sulit mencari chi chong fan. Satu-satunya warung yang menjual menu ini adalah Chi Chong Fan Pluit Sakti yang terletak di Jalan Pluit Putra Kencana No. 15, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Harga chi chong fan di sini terjangkau, Gaes. Sekitaran Rp50.000 hingga Rp60.000 untuk empat varian. Bukanya mulai pukul 4 sore dan tutup pukul 11 malam.
#15 Bakmi Bangka Asan
Mi ayam lagi, lagi-lagi mi ayam. Eits, mi satu ini beda, memakai kecap asin asli Bangka sesuai nama warungnya. Rasa autentik bakmi Bangka bisa kalian rasakan di sini. Bakmi Bangka Asan yang terletak di Jalan Cipinang Raya No. 51, Jatinegara, Jakarta Timur, ini merupakan cabang dari Bakmi Bangka Asan Kelapa Gading.
Selain bakmi, di sini juga menjual menu tahu kok. Seporsi tahu kok berisi bakso ikan, tahu, dan otak-otak goreng. Jangan lupa pakai sambal tauco khas Bangka. Tapi, yang wajib dicicipi di sini ya bakminya, gaes. Seporsi bakmi dijual seharga Rp18.000. Kalau mau pakai pangsit atau bakso tinggal tambah Rp3.000 saja. Rasa bakmi di sini dominan manis gurih dengan tambahan rasa asin dari kecap.
#16 Bubur Ayam Berdikari Nusantara
Jengkel ada bubur murtad alias bubur goreng di rekomendasi street food bagian pertama? Nih, kalian bisa mencicipi bubur yang sesuai pakemnya. Bubur Ayam Berdikari Nusantara dinamakan demikian karena awalnya berjualan di sebelah bioskop Nusantara, Jatinegara. Konon, bubur ayam ini sudah berjualan sejak 50-an tahun lalu.
Bubur ayam yang terletak di Jalan Cipinang Jaya Raya, Cipinang Muara, Jakarta Timur, ini tempatnya sederhana, namun cukup nyaman untuk dine in. Rasa unik dari resep warisan tetap dipertahankan. Tekstur buburnya nggak terlalu kental, disiram dengan kuah kuning dan tambahan kerupuk udang. Harganya Rp17.000 seporsi.
#17 Nasi Bebek Sakera
Nggak jauh dari Cipinang, yuk ke daerah Jatinegara makan nasi bebek khas Madura. Lokasi Nasi Bebek Sakera tepatnya di Jalan Dr. KRT Radjiman Widyodiningrat No. 6, Cakung, Jakarta Timur. Jangan kaget dengan antrean di sini. Ini nasi bebek uenak pol dengan harga hanya Rp18.000.
Dulu, Nasi Bebek Sakera buka sampai pukul 2 pagi, makanya tempat ini sering jadi andalan mereka yang pulang malam dan kelaparan. Tapi sekarang, warung nasi bebek ini buka dari pukul 11 siang sampai 11 malam. Kalau pengin makan agak banyak, kalian bisa memesan porsi jumbo. Kalau nggak bisa makan daging bebek, warung ini juga menyediakan menu ayam dan burung puyuh, kok.
Itulah 17 rekomendasi street food di Jakarta yang bisa kalian cicipi dengan modal cekak. Apakah kuliner favorit kalian ada dalam daftar di atas? Kalau kalian punya rekomendasi lainnya, sudilah berbagi di kolom komentar, Gaes~
Penulis: Aminah Sri Prabasari
Editor: Intan Ekapratiwi
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
ZONA PRIANGAN - Travelling ke tujuan baru buka saja untuk kesenangan semata, tapi juga dapat dimanfaatkan untuk belakar tentang budaya dan tradisi lokal Selain itu bisa menjelajahi keajaiban arsitektur, pemandangan alam dan tentu saja kuliner.
Setiap negara yang menjadi tujuan pariwisata dunia bersolek lewat makanan khas yang mengundang rasa penasaran, terutama bagi penggemar kuliner. Jika Anda ingin lebih tahu lebih jauh lagi tentang budaya kuliner yang mengakar di mana pun, Anda tidak boleh melewatkan kesempatan untuk mengunjungi restoran atau pergi ke jalanan.
Di sini lah Anda akan mendapatkan cita rasa asli dari negara yang Anda tuju.
Berikut ini 16 'street food' terbaik di dunia yang berhasil dirangkum oleh ZonaPriangan.com dari NDTV.
1. Arcini dan Gelato - Italia
Italia identik dengan pizza dan pasta. Kelezatan keju Italia yang otentik sangat populer di seluruh dunia karena satu alasan yakni rasanya yang sangat lezat. Tapi, ada lebih banyak makanan dari sekadar pizza yang menjadi makanan pokok di Italia.
Pertama hilangkan hasrat Anda akan pizza versi 'street food' seperti Pizza al tagio dan mulai lah menjelajahi 'street food' lainnya seperti Arancini yakni bola nasi goreng dengan berbagai isian. Dan tentu saja, belum lengkap jika jalan-jalan di Italia tanpa gelato yaitu es krim ringan seperti makanan penutup yang merupakan spesialisasi tempat ini.
2. Meat Pie - Australia
Berlibur lah ke Italia dan Anda akan menjumpai meat pie di mana-mana, dari mulai restoran mewah hingga jalanan yang padat. Kue yang renyah diisi dengan isian daging yang gurih, cukup untuk memuaskan rasa lapar Anda untuk waktu yang lama.
Orang bilang salah satu persoalan utama hidup di Jakarta adalah harga makanannya. Memang benar, sih, harga makanan di Jakarta kadang nggak ngotak. Eh, tapi bukan berarti warga Jakarta nggak punya pilihan. Duit cekak bisa makan enak bukan hal mustahil di Jakarta, lho, asal tahu tempat makannya. Nah, buat kalian yang kaum mendang-mending, berikut 17 rekomendasi street food di Jakarta yang bisa kalian coba.
Daftar Isi
#1 Bubur Goreng Bang Juna
Kebayang nggak bubur ayam yang biasanya jadi menu sarapan itu digoreng? Kuliner tak biasa ini cocok buat mengawali perjalanan kalian mencari street food enak di Jakarta.
Berdiri sejak tahun 2014, Bubur Goreng Bang Juna baru dikenal banyak orang setelah viral pada tahun 2020-2021. Dari yang awalnya jualan 20-an porsi bubur per hari, sekarang sudah laku hingga 300-an porsi per hari, lho!
Harga seporsi bubur goreng terjangkau banget, cukup sedia uang Rp15 ribu kalian sudah bisa mendapatkan menu sarapan unik ini. Lokasinya juga mudah ditemukan, kalian bisa langsung datang ke Jalan Jeruk Raya No. 40, Jagakarsa, Jakarta Selatan, atau kurang lebih 3 kilometer dari Stasiun Lenteng Agung.
#2 Kue Rangi K’Rangian
Salah satu kue tradisional yang langka karena sudah jarang yang jual di Jakarta adalah kue rangi. Kue ini berbahan dasar sagu dengan campuran parutan kelapa yang dipanggang pada cetakan khusus kue rangi, kemudian setelah matang diberi gula merah pekat di atasnya.
Lokasinya di Jalan Rawajati Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, atau tepatnya dekat apartemen Kalibata City. Harga seporsi kue rangi original di sini hanya Rp8 ribu, kalau mau yang unik dengan rasa almond dan berry kalian bisa menebusnya dengan harga Rp12 ribu saja.
Gerobak K’Rangian ini mudah ditemukan, sebelahan dengan gerobak es semangka India. Kalau haus habis makan kue rangi, kalian bisa pesan es semangka ala India yang viral itu. Segelas es semangka cuma dibanderol Rp5 ribu~
#3 Bakso Kuah Bening
Rekomendasi street food enak selanjutnya di Jakarta adalah Bakso Kuah Bening. Lokasinya kurang lebih 300 meter dari MRT Cipete Raya, tepatnya di Jalan Cipete I, Cilandak, Jakarta Selatan, tepat di depan Salon Itjeher. Tempat jualannya kayak nggak meyakinkan gitu, Gaes, tapi percayalah, rasa baksonya uenak tenan.
Sesuai namanya, kuah bakso di sini “bening”, baksonya empuk, murah pula. Kalian bisa mencicipi semangkuk bakso dengan modal uang Rp13 ribu saja. Baksonya buka pukul 10.30, ya, jadi cocok banget buat mengganjal perut sebelum jam makan siang tiba.
#4 Sate Kelapa Suramadu
Dari daerah Cipete, kita melipir ke dekat Stasiun Tebet, tepatnya Jalan Tebet Timur Raya, Tebet, Jakarta Selatan. Di sana ada warung sate kelapa yang plek ketiplek kayak sate kelapa yang dijual di Surabaya.
Harga seporsi sate kelapa di sini cukup masuk akal dengan porsi yang lumayan banyak. Seporsi sate daging sapi dibanderol seharga Rp30 ribu, sementara sate ayam dibanderol seharga Rp25 ribu. Selain sate, ada menu lainnya juga, lho, seperti soto ayam hingga sop iga sapi. Tempatnya bersih, pelayanannya ramah, pokoknya bikin pengin balik lagi kemari, deh.
#5 Seafood 68 Santa
Jam makan malam paling enak ke daerah Blok M. Tepatnya di Jalan Wolter Monginsidi No. 58, Kebayorang Baru, ada warung kaki lima legendaris Seafood 68 Santa. Warung tenda seafood satu ini menjual beraneka ragam seafood yang diolah sedemikian rupa dengan harga yang pas.
Kalau berkunjung kemari, kalian bisa mencicipi kepiting saus padang yang merupakan menu terlaris di sini. Selain kepiting, ada juga aneka ikan, udang, hingga cumi. Kualitas dan kebersihan makanan di sini oke punya meski hanya warung tenda.
#6 Bakmi Roxy Sabang
Sudah cukup kulineran di Jakarta Selatan, mari melipir ke Jakarta Pusat. Biar vibes Jakarta Pusat-nya makin berasa, mencicipi street food di sekitar Menteng adalah pilihan yang tepat. Di
Bakmi Roxy yang jadi langganan pekerja kantoran dan konon katanya favoritnya artis Nikita Mirzani ini terletak di Jalan H. Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat. Meski hanya berupa warung tenda dengan meja panjang yang khas, rasa bakmi di sini nggak perlu diragukan lagi, Gaes. Harganya terjangkau, seporsi mi dibanderol seharga Rp22 ribu.
#7 Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih
Nggak suka mi ayam? Tenang, masih ada makanan nasional warga segala usia, nasi goreng! Geser sedikit dari Cikini ke Menteng nggak sampai 10 menit, ketemu deh warung nasi goreng legendaris yang buka sejak tahun 1958 ini.
Lantaran sudah legend, terkenal, dan memang rasanya mantul, harganya agak lebih pricey nih banding nasi goreng pinggiran lainnya. Tapi, dengan uang 50 ribu rupiah saja kalian sudah kenyang, kok. Selain nasi gorengnya kaya akan bumbu rempah, potongan daging nasi goreng di sini nggak pelit. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih yang terletak di Jalan Kebon Sirih No. 3, Menteng, Jakarta Pusat, ini buka dari pukul 5 sore hingga tengah malam.
#8 Makanan Khas Manado Nusantara
Pengin menu street food lainnya buat makan malam di Jakarta Pusat? Coba saja datang ke Jalan Percetakan Negara No. 27, Johar Baru, Jakarta Pusat, untuk mencicipi kuliner khas Manado. Di Jakarta banyak kuliner dari berbagai daerah, tapi mencari yang autentik cukup sulit. Kalian yang pengin makan masakan Manado yang autentik dan halal bisa nih datang ke sini.
Warung tenda yang menjual aneka masakan khas Manado ini buka dari pukul 5 sore. Harga makanannya terjangkau, kok, nasi cakalang dibanderol Rp15 ribu, nasi woku Rp20 ribu, dll. Oh ya, sayur bunga pepaya di sini nggak istimewanya nggak terasa pahit, lho.
#9 Tongseng Anti-kolesterol Pak Kadir
Rekomendasi street food di Jakarta selanjutnya masih soal kambing, tepatnya tongseng kambing unik yang diklaim anti-kolesterol. Tongseng Anti-kolesterol Pak Kadir yang terletak di Jalan Musi No. 44, Gambir, Jakarta Pusat, ini dibanderol seharga Rp28 ribu per porsi. Kalau kalian nggak suka tongseng, di sini masih ada pilihan gule kambing dengan harga Rp27 ribu per porsinya.
Saya nggak tahu tongseng satu ini beneran bisa anti-kolesterol atau cuma gimik marketing, yang jelas rasa tongsengnya memang enak. Menurut Pak Kadir, tongsengnya bisa anti-kolesterol karena diolah dengan nanas. Buat kalian yang suka tongseng, olahan khas Pak Kadir ini kayaknya wajib dicoba, deh.
Itulah beberapa rekomendasi street food yang bisa jadi acuan kulineran kalian di Jakarta. Tenang, masih ada bagian selanjutnya, kok, Gaes~
Penulis: Aminah Sri Prabasari
Editor: Intan Ekapratiwi
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.